Rabu, 16 Maret 2011

Perbedaan Obat-obatan Kimia dan Obat-obatan Alami


LAPORAN PENELITIAN
PERBEDAAN KHASIAT OBAT-OBATAN KIMIA DAN OBAT-OBATAN ALAMI

OLEH :
Irwanto Puersul
Agus Supryatna
Departement Kesehatan Indonesia
Jurusan Farmasi 2007

http://4.bp.blogspot.com/_4___6x5ERpM/S1BHBNbRtuI/AAAAAAAAAAc/Re4sK6-UJnA/s320/images.jpeghttp://3.bp.blogspot.com/_4___6x5ERpM/S0IHQ7Tj63I/AAAAAAAAAAU/hO_YVaFXpqI/s400/satu.jpeg                                                                



DI REFISI ULANG OLEH :
Nama / N I S              :      Yustitian (086369)
                                  Rini Rahayu .A (086319)
Kelas                   :      XII IPA II

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 MAKASSAR
2010/2011
HALAMAN PENGESAHAN

Judul                        : Perbedaan Khasiat Obat-Obatan  Kimia Dan Obat-Obatan Alami
Disusun Oleh             : Irwanto Puersul
                                Agus Suprytna
Di Refisi Ulang Oleh  : Yustitian
                                Rini Rahayu Anggreani
Dan disahkan pada     :
Hari / Tanggal           :
Tempat                     : SMA Negeri 12 Makassar

Mengesahkan ,

Kepala Sekolah                                                Guru Pembimbing



(Drs.Abbas Pandi M.A)                           Dra.Herlina Sulaiman)
Nip. 19541231 198303 1 231                                  Nip. 19621018 198603 2 012
         



 Kata Pengantar

 

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT. bahwa penulis telah menyelesaikan tugas mata pelajaran mulok dengan judul ‘Perbedaan Khasiat Obat-obatan Kimia & Obat-obatan Alami.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.     Ibu guru bidang studi Mulok  yang telah memberikan tugas, petunjuk, kepada penulis sehingga penulis termotivasi dan menyelesaikan tugas ini.
2.     Kepala Sekolah yang telah memberikan kesmpatan kepada guru bidang studi untuk mengajarkan kegiatan ini.
3.     Orang tua yang telah turut membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai.
Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.


Makassar,   februari 2011
Perefisi pengedit



Daftar Isi


HALAMAN JUDUL……………………………………………………………...1

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ 2

KATA PENGANTAR .............................................................................................3

DAFTAR ISI ..........................................................................................................4

Bab I : Pendahuluan

A.  Latar belakang.......................................................................................... 6

B.   Rumusan Masalah .................................................................................... 7

C.   Tujuan Penelitian..................................................................................... 8

D.  Manfaat Penelitian ................................................................................. 8

Bab II : Kajian Pustaka dan Kerangka Pikir

A.  Kajian Pustaka ......................................................................................  9

B.   Kerangka Pikir .......................................................................................15

Bab III : Metodologi Penelitian

A.  Materi Penelitian.. ................................................................................ 16

B.   Metode Penelitian ..................................................................................17

C.   Metode Pengambilan Sampel ..................................................................18

D.  Tehnik Pengumpulan Data .....................................................................18

E.  Populasi dan Sampel ............................................................................. 18

F.   Waktu & Lokasi penelitian...................................................................19

G.  Tehnik Analisis & Pengolahan Data ................................................... 19

Bab IV : Hasil dan Pembahasan

A.  Hasil .................................................................................................. 21

B.   Pembahasan ........................................................................................25

 

Bab V : Penutup

A.  Kesimpulan......................................................................................... 27

B.   Saran.................................................................................................. 27

DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................28

LAMPIRAN..................................................................................................... 29

BIODATA PE REFISI..................................................................................... 30


                                                         



BAB I

Pendahuluan

A.Latar Belakang
Obat adalah senyawa kimia yang sangat kuat. Disamping manfaat yang besar, obat berpotensi untuk mendatangkan malapetaka. Karena itu semakin lengkap pengetahuan tentang obat dan bagaimana cara menggunakannya secara tepat dan aman, anda akan lebih banyak memetik manfaatnya. Sebetulnya banyak penyakit dan cedera ringan yang bisa di rawat di rumah dengan obat – obatan yang bisa di beli tanpa resep dokter. Tetapi sebelum anda mengobati diri sendiri, pelajarilah masalah kesehatan anda dan lihat apakah anda perlu konsultasi dengan dokter. Apabila anda memutuskan bahwa anda tidak perlu ke dokter tetapi tidak tahu jenis obat yang harus anda beli, bertanyalah kepada apoteker di apotik terutama untuk jenis obat tanpa resep.
Tetapi sebenarnya hal itu tidak perlu dikhawatirkan, di alam kita ini terdapat berbagai macam obat alami yang khasiatnya tidak perlu diragukan lagi.
maka daripada itu,jangan menambah racun di tubuh anda, saatnya berhenti mengkonsumsi obat-obat kimia. beralihlah ke berbagai obat alami selagi itu masih bisa bermanfaat
.
Menurut pengertian umum,obat dapat didefinisikan sebagai bahan yang menyebabkan perubahan dalam fungsi biologis melalui proses kimia. Sedangkan definisi yang lengkap, obat adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan (1) pengobatan, peredaan, pencegahan atau diagnosa suatu penyakit, kelainan fisik atau gejala-gejalanya pada manusia atau hewan; atau (2) dalam pemulihan, perbaikan atau pengubahan fungsi organik pada manusia atau hewan. Obat dapat merupakan bahan yang disintesis di dalam tubuh (misalnya : hormon, vitamin D) atau merupakan merupakan bahan-bahan kimia yang tidak disintesis di dalam tubuh.
Penggolongan sederhana dapat diketahui dari definisi yang lengkap di atas yaitu obat untuk manusia dan obat untuk hewan. Selain itu ada beberapa penggolongan obat yang lain, dimana penggolongan obat itu dimaksudkan untuk peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi.
Sedangkan obat bebas terbatas adalah Obat bebas terbatas (dulu disebut daftar W). yakni obat-obatan yang dalam jumlah tertentu masih bisa dibeli di apotek, tanpa resep dokter, memakai tanda lingkaran biru bergaris tepi hitam. Contohnya, obat anti mabuk (Antimo), anti flu (Noza). Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera peringatan yang bertanda kotak kecil berdasar warna gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam
Dalam keadaaan dan batas-batas tertentu; sakit yang ringan masih dibenarkan untuk melakukan pengobatan sendiri, yang tentunya juga obat yang dipergunakan adalah golongan obat bebas dan bebas terbatas yang dengan mudah diperoleh masyarakat. Namun apabila kondisi penyakit semakin serius sebaiknya memeriksakan ke dokter. Dianjurkan untuk tidak sekali-kalipun melakukan uji coba obat sendiri terhadap obat - obat yang seharusnya diperoleh dengan mempergunakan resep dokter.





A.  RUMUSAN MASALAH

       1. apakah khasiat dari obat-obatan kimia & obat-obatan alami ?
       2. Bagaimana membedakan obat-obatan kimia & obat-obatan alami  ?
       3. Apakah manfaat dari obat-obatan kimia & obat-obatan alami ?

B.  TUJUAN PENELITIAN

1. Untuk mengetahui khasiat dari obat-obatan kimia & obat-obatan alami.
2. Untuk mengetahui perbedaan obat-obatan kimia & obat-obatan alami.
3. Untuk mengetahui manfaat dari obat-obatan kimia & obat-obatan alami.

C.  MANFAAT PENELITIAN

1.   Bagi siswa
   a. Memotifasi siswa untuk membuat suatu karya ilmiah yang berguna
   b. Menambah pengetahuan siswa mengenai khasiat dari obat-obatan

2.   Bagi sekolah
   a.Untuk meningkatkan kreatifitas generasi muda
   b.Untuk memotifasi sekolah dalam memelihara tanaman obat

3.   Bagi lingkungan

a. masyarakat dapat membedakan khasiat obat-obatan yang kimia & alami.
      b. masyarakat dapat mengolah apotek hidup


BAB II
KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR
A.KAJIAN PUSTAKA
1.Obat-Obatan

Pengertian obat-obatan Obat adalah semua zat baik dari alam (hewan maupun tumbuhan) atau kimiawi yang dalam takaran (dosis) yang tepat atau layak dapat menyembuhkan, meringankan atau mencegah gejala-gejala penyakit yang kian bervariasi.Obat adalah senyawa kimia yang sangat kuat. Disamping manfaat yang besar, obat berpotensi untuk mendatangkan malapetaka. Karena itu semakin lengkap pengetahuan tentang obat dan bagaimana cara menggunakannya secara tepat dan aman, anda akan lebih banyak memetik manfaatnya. Sebetulnya banyak penyakit dan cedera ringan yang bisa di rawat di rumah dengan obat – obatan yang bisa di beli tanpa resep dokter. Tetapi sebelum anda mengobati diri sendiri, pelajarilah masalah kesehatan anda dan lihat apakah anda perlu konsultasi dengan dokter. Apabila anda memutuskan bahwa anda tidak perlu ke dokter tetapi tidak tahu jenis obat yang harus anda beli, bertanyalah kepada apoteker di apotik terutama untuk jenis obat tanpa resep.
Tetapi sebenarnya hal itu tidak perlu dikhawatirkan, di alam kita ini terdapat berbagai macam obat alami yang khasiatnya tidak perlu diragukan lagi.
maka daripada itu,jangan menambah racun di tubuh anda, saatnya berhenti mengkonsumsi obat-obat kimia. beralihlah ke berbagai obat alami selagi itu masih bisa bermanfaat.

buh yang menolak terhadap pengobatan yang diberikan, dan ini biasanya diakibatkan oleh karena pengobatan sintetis atau kimia dimana unsur tidak alami ini dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh.
Sadar atau tidak di bumi kita ini terdapat banyak sekali tanaman obat yang bisa dijadikan obat alami contohnya cengkeh, cengkeh dapat menambah denyut jantung dan mengobati campak, bahkan tidak hanya tumbuhan yang bisa dijadikan obat alami tetapi tidak sedikit pula binatang yang bisa dijadikan obat alami.


contoh : Sewaktu kecil saya sempat terheran-heran melihat saudara saya menelan mentah-mentah seekor cacing, lalu saya bertanya dan pada akhirnya saya tau bahwa cacing itu ternyata berkhasiat menurunkan panas.
sebelum mengetahui itu mungkin anda tidak akan menyangkan bahwa seekor cacing bisa menjadi obat alami bagi manusia, begitu pula saya, tetapi setelah mengetahui saya menjadi berfikir. mungkin cacing hanyalah sebagian kecil dari besrnya ilmu pengetahuan tentang obat alami di bumi kita ini.

Untuk lebih mengenal mengenai obat-obatan , adapun penggolongannya sebagai berikut :
a.Obat-Obatan Kimiawi :
1. Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja.
2. Bersifat sympthomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja.
3. Bersifa paliatif artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak akan menjadi racun yang berbahaya.
4. Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.
5. Reakdi cepat, namun bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.
6. Efek samping yang bisa ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah.
b.Obat Herbal/alami :
1. Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak.
2. Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.
3. Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.
4. Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.
5. Reaksi lambat tetepi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.
6. Efek samping hampir tidak ada, asalkan diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman.
Pada kenyataannya di dunia ini sekarang khususnya dalam bidang kesehatan tentunya akan terus dikembangkan pengobatan dan obat-obatan tentunya, padahal tanpa kita sadari semakin berkembangnya obat kimia yang dihasilkan semakin berkembang juga penyakit yang muncul.
Untuk membedakan kita bisa melihat ke belakang yaitu saat di mana orang-orang zaman dulu mengobati penyakitnya, tentunya mereka belum mengenal obat-obatan kimia dan mereka hanya menggunakan obat alami yang khasiatnya tidak mengecewakan.
Tetapi memang banyak perbedaan antara penyakit zaman dulu dan sekarang, jika zaman dulu orang ribut hanya karena penyakit mencret atau diare, maka sekarang penyakit itu bisa di anggap sepele. kenapa ? karena jika dibandingkan dengan penyakit sekarang seperti kangker, jantung, diare itu tidak akan jadi masalah sama sekali, walaupun memang pada dasarnya yang menyebabkan berkembangnya penyakit itu terletak pada makanan yang kini telah banyak tersedia makan instan, tapi itulah salah satu perbedaan antara obat alami dan obat kimia.
Selain itu bisa dilhat juga dari efek samping obat itu sendiri, tentu kita sadar obat kimia lebih beresiko dibandingkan obat alami.
Walaupun begitu di sini saya tidak bermaksud menilai tidak baik obat kimia karena walaubagai manapun itu tentu saja dibutuhkan, hanya saja saya ingin sedikit berbagi pikiran tentang obat alami.
Berdasarkan undang-undang obat digolongkan dalam :
1. Obat Bebas
2. Obat Keras
3. Obat Psikotropika dan Narkoba
Berikut penjabaran masing-masing golongan tsb :
1. OBAT BEBAS
Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter (disebut obat OTC = Over The Counter), terdiri atas obat bebas dan obat bebas terbatas.
1.1. Obat bebas
Ini merupakan tanda obat yang paling "aman" . Obat bebas, yaitu obat yang bisa dibeli bebas di apotek, bahkan di warung, tanpa resep dokter, ditandai dengan lingkaran hijau bergaris tepi hitam. Obat bebas ini digunakan untuk mengobati gejala penyakit yang ringan. Misalnya : vitamin/multi vitamin (Livron B Plex, )
1.2. Obat bebas terbatas
Obat bebas terbatas (dulu disebut daftar W). yakni obat-obatan yang dalam jumlah tertentu masih bisa dibeli di apotek, tanpa resep dokter, memakai tanda lingkaran biru bergaris tepi hitam. Contohnya, obat anti mabuk (Antimo), anti flu (Noza). Pada kemasan obat seperti ini biasanya tertera peringatan yang bertanda kotak kecil berdasar warna gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, dengan tulisan sebagai berikut :
  • P.No. 1: Awas! Obat keras. Bacalah aturan pemakaiannya.
  • P.No. 2: Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.
  • P.No. 3: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
  • P.No. 4: Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar.
  • P.No. 5: Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan
Dalam keadaaan dan batas-batas tertentu; sakit yang ringan masih dibenarkan untuk melakukan pengobatan sendiri, yang tentunya juga obat yang dipergunakan adalah golongan obat bebas dan bebas terbatas yang dengan mudah diperoleh masyarakat. Namun apabila kondisi penyakit semakin serius sebaiknya memeriksakan ke dokter. Dianjurkan untuk tidak sekali-kalipun melakukan uji coba obat sendiri terhadap obat - obat yang seharusnya diperoleh dengan mempergunakan resep dokter.
Apabila menggunakan obat-obatan yang dengan mudah diperoleh tanpa menggunakan resep dokter atau yang dikenal dengan Golongan Obat Bebas dan Golongan Obat Bebas Terbatas, selain meyakini bahwa obat tersebut telah memiliki izin beredar dengan pencantuman nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan, terdapat hal- hal yang perlu diperhatikan, diantaranya:
  • Kondisi obat apakah masih baik atau sudak rusak
  • Perhatikan tanggal kadaluarsa (masa berlaku) obat
  • membaca dan mengikuti keterangan atau informasi yang tercantum pada kemasan obat atau pada brosur / selebaran yang menyertai obat yang berisi tentang Indikasi (merupakan petunjuk kegunaan obat dalam pengobatan)
  • kontra-indikasi (yaitu petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan)
  • efek samping (yaitu efek yang timbul, yang bukan efek yang diinginkan)
  • dosis obat (takaran pemakaian obat)
  • cara penyimpanan obat
  • dan informasi tentang interaksi obat dengan obat lain yang digunakan dan dengan makanan yang dimakan.
http://images.mmelzz.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SGNSvAoKCnAAAEL5bDA1/OB.jpg?et=0i%2CEsEDhPnGAl6CwUFfBjw&nmid=0Lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam

Obat Bebas Terbatas (OBT)
http://images.mmelzz.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SGNS5AoKCnAAAEIMLLw1/OBT.jpg?et=0WrV9wKtb8JZIl%2CFVfwMnQ&nmid=0Lingkaran berwarna biru dengan garis tepi berwarna hitam
Obat Keras (OK)
http://images.mmelzz.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SGNS@QoKCnAAAEI@Lg81/OK.jpg?et=TKjICVtalYjeJO0XMbIXLw&nmid=0Lingkaran berwarna merah dengan garis tepi berwarna hitam dan huruf K di bagian tengah yang menyentuh garis tepi
Lalu apa perbedaan OB dan OBT?
Meskipun OBT dapat diperoleh secara bebas, tetapi OBT harus diberikan dengan disertai brosur informasi obat, yang diantaranya berisi informasi mengenai dosis, cara dan aturan pemakaian, indikasi, efek samping, kontraindikasi, perhatian, serta cara penyimpanan.

dari berbagai sumber





B.KERANGKA PIKIR
Judul : perbedaan khasiat dari
obat-obatan Alami dan kimia


 





VARIABEL TERIKAT :
Khasiat dari obat – obatan alami & kimia

 










BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.Materi Penelitian

Menurut pengertian umum,obat dapat didefinisikan sebagai bahan yang menyebabkan perubahan dalam fungsi biologis melalui proses kimia. Sedangkan definisi yang lengkap, obat adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan (1) pengobatan, peredaan, pencegahan atau diagnosa suatu penyakit, kelainan fisik atau gejala-gejalanya pada manusia atau hewan; atau (2) dalam pemulihan, perbaikan atau pengubahan fungsi organik pada manusia atau hewan. Obat dapat merupakan bahan yang disintesis di dalam tubuh (misalnya : hormon, vitamin D) atau merupakan merupakan bahan-bahan kimia yang tidak disintesis di dalam tubuh.
Penggolongan sederhana dapat diketahui dari definisi yang lengkap di atas yaitu obat untuk manusia dan obat untuk hewan. Selain itu ada beberapa penggolongan obat yang lain, dimana penggolongan obat itu dimaksudkan untuk peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi.





A.  METODE PENELITIAN
Metode deskriptif .
Langkah-langkah penelitian deskriptif :
1.     mengidentifikasi adanya permasalahan yang signifikan untuk dipecahkan melalui proses deskritif.
2.     Merumuskan masalah secara jelas
3.     Menentukan tujuan dan manfaat penelitian
4.     Melakukan studi pustaka yang berkaitan dengan permasalahan.
5.     Mendesain metode penelitian
6.     Mengumpulkan , mengorganisasi dan menganalisis data

             Adapun metode penelitian yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah metode pustaka dimana metode pustaka adalah metode dengan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber seperti internet dan buku dan penelitian ini juga menggunakan metode deskriptif dimana metoda deskriptif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterprestasikan objek sesuai dengan apa adanya,penelitian deskriptif pada umumnya dilakukan dengan tujuan utama.yaitu menggambarkan secara sistematis  fakta dan karakteristik objek/subjek yang diteliti secara tepat.

B.  METODE PENGAMBILAN SAMPEL

Sampel yang digunakan adalah Obat-obatan alami . seperti , ketepeng cina , rumput mutiara , mahkota dewa , bawang merah , daun sirih
Sedangkan obat-obatan kimia .seperti ,
 Dari beberapa contoh sampahdari kedua jenis obat tersebut , kami mengidentifikasi perbedaan khasiat obat-obatan alami dan obat-obatan kimia
Kami memilih obat kimia dan alami dengan alasan bahan mudah didapatkan serta tidakk membutuhkan dana yang besar.

C.  TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Dalam penelitian ini pengumpulan data dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan maslah yang diteliti. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah :
-         metode observasi : yaitu melihat sesuatu dengan mempergunakan mata. Observasi atau pengamatan , meliputi pemusatan perhatian terhadap sesuatu objek dengan menggunakan  alat indera.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

*   Tentukan tempat pengambilan bahan

*   Siapkan alat dan bahan

*   Tentukan tempat pengolahannya

*   Kumpulkan semua materi penelitian (sampel) yang ditemukan

*   Simpan sampel untuk analisis data

*   Proses pengolahan atau pembuatan

*   Hasil pengolahan



D. POPULASI DAN SAMPEL

Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. Disamping itu dapat juga diartikan populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisa .
 Populasi dalam penelitian ini adalah obat kimia dan obat alami
Sampel adalah sebagian wakil dari populasi yang diteliti.
 Teknik pengambilan nya dengan random purposive (sengaja).
 Sampel dalam penelitian adalah jahe dan

E.  WAKTU & LOKASI PENELITIAN

Waktu yang diperlukan yaitu :,
dimulai pukul 13.30 – 18.00 WITA, tanggal 20 -Oktober 2010 – 15 November 2010 .
Lokasi penelitian : jln.manggala dlm 3 no39 blok 7 prumnas antang.

F.  TEKNIK ANALISIS DAN PENGOLAHAN DATA

Tehnik pengolahan data, adalah sebagai berikut :

*   Tentukan tempat pengambilan bahan

*   Siapkan alat dan bahan

*   Tentukan tempat pengolahannya

*   Kumpulkan semua materi penelitian (sampel) yang ditemukan

*   Simpan sampel untuk analisis data

*   Proses pengolahan atau pembuatan

*   Hasil pengolahan







BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A.Hasil
PENGGOLONGAN OBAT
Ada 7 (tujuh) versi penggolongan obat menurut buku Ilmu Resep oleh Drs. H. A. Syamsuni Apt. Yaitu:
Menurut Kegunaan Obat:
  • Untuk menyembuhkan (terapeutik)
  • Untuk mencegah (profilaktik)
  • Untuk diagnosis (diagnostik)
Menurut cara penggunaan:
  • Medicamentum ad usum internum (untuk pemakaian dalam) yaitu melalui oral, diberi etiket putih.
  • Medicamentum ad usum externum (untuk pemakaian luar)yaitu selain pemakaian melalui saluran pencernaan, diberi etiket putih.
Menurut cara kerja:
  • Lokal: bekerjapada jaringan setempat, contoh: pemakaian topikal / pada kulit
  • Sistemik: obat didistribusikan ke seluruh tubuh melalui oral
Menurut undang-undang:
  • Narkotika (obat bius atau daftar O = opium), dapat menimbulkan ketagihan harus  dg pengawasan dokter, contoh: candu, opium, morfin
  • Psikotropika (obat berbahaya), memengaruhi proses mental, contoh:ekstasi, diazepam, barbital.
  • Obat Keras (daftar G = Geverlijk = berbahaya) adalah obat yang memiliki dosis maksimum atau terdaftar sebagai obat keras, diberi tanda khusus berupa lingkaran merah dengan hurup K, semua obat baru, dan seidaan parenteral.
  • Obat bebas terbatas (daftar W = waarschuwing = peringatan), dengan lingkaran berwarna biru serta diberikan tanda peringatan.
  • Obat bebas, yaitu dapat dibeli secara bebas dan tidak membahayakan dengan tanda lingkaran berwana hijau.
Menurut sumber obat: dapat bersumber dari
  • Tumbuhan, misalnya: digitalis, kina
  • Hewan, misalnya: minyak ikan, cera, adeps lanae
  • Mineral, misalnya: iodikalii, parafin, vaselin
  • Sintetis, misalnya: kamfer  sintetis, vitamin C
  • Mikroba, misalnya: antibiotik penisilin
Menurut bentuk dan sediaan obat:
Menurut proses fisiologi dan biokimia dalam tubuh:
  • Obat farmakodinamis, yang bekerja dengan mempercepat atau memperlambat proses fisiologis atau fungsi biokimia tubuh, contoh: hormon, diuretik, hipnotik, dan obat-obat otonom
  • Obat kemoterapetik, dapat membunuh parasit dan kuman di dalam tubuh, misal: antikanker, antibiotik, antiparasit
  • Obat diagnostik, yaitu membantu untuk melakukan diagnosis atau pengenalan penyakit, misalnya barium sulfatuntuk diagnosis penyakit saluran lambung-usus

Contoh obat-obatan alami :

Pohon pepaya sudah terkenal sejak dahulu sebagai tanaman berkhasiat atau herbal yang dapat meyembuhkan berbagai macam penyakit. Setiap bagian pohon pepaya dapat dimanfaatkan, artikel ini hanya akan membahas manfaat daun pepaya, karena satu bagian ini pun sudah memiliki banyak manfaat.

Pelembut daging

Para ibu rumah tangga mungkin sudah tidak asing lagi dengan khasiat daun pepaya untuk melunakkan daging. Kandungan getah (lateks) dalam daun yang akan meresap ke dalam daging dan melunakkannya. Caranya, masukkan daun pepaya dalam rebusan daging, atau bungkus daging dalam daun pepaya ketika direbus.

Obat jerawat

Tahukah Anda, daun pepaya juga dapat mengatasi jerawat yang membandel? Caranya, ambil 2-3 lembar daun pepaya tua. Jemur sebentar kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu, tambahkan satu setengah sendok air. Lalu oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat seperti memakai masker. Biarkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

Menambah nafsu makan

Tak sulit membuat ramuan penambah nafsu makan ini, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

Antikanker

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengkonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.


Memperlancar
pencernaan

Senyawa karpain yang dikandung daun pepaya ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.

Pengontrol tekanan darah

Caranya, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan setengah liter air. Rebus terus hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis.

Obat demam berdarah

Campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak, kemudian dinginkan sebelum diminum.

Obat nyeri haid


1.Khasiat dari obat-obatan kimia & alami
2.Cara membedakan khasiat dari obat-obatan kimia & alami
3.Manfaat dari obat-obatan kimia & alami sangat berguna



B.PEMBAHASAN

Dosis

Untuk mendapatkan efek terapeutik dari sebuah obat, maka diperlukan dosis yang tepat. Pengukuran dosis tergantung dari banyak faktor antara lain adalah umur, berat badan, jenis kelamin, keadaan penyakit dan keadaan atau kondisi pasien yang bersangkutan .
Jenis Dosis

•Dosis terapeutik

•Dosis Toksis

•Dosis Letal


Efek Samping

��Menurut definisi WHO (World Health Organization), efek samping suatu obat adalah segala sesuatu khasiat obat tesebut yang tidak diinginkan untuk tujuan terapi yang dimaksud pada dosis yang dianjurkan.
��Di dalam menggunakan obat, terdapat kerja utama, efek samping dan kerja tambahan (kerja sekunder). Obat-obatan kerja utama dan dan efek samping obat adalah pengertian yang sebetulnya tidak mutlak, karena kebanyakan obat memiliki lebih dari satu khasiat farmakologi.

Penyalahgunaan Obat

•Berdasarkan aspek medis, penggunaan obat-obatan untuk tujuan terapi haruslah memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.Atas dasar indikasi pemakaian yang tepat;
2.Tepat dalam dosis;
3.Tepat dalam waktu pemberian;
4.Lama jangka waktu pemberian obat tergantung tujuan pemberian obat;
5.Tidak ada kontra indikasi atau hipersensitif.


Abusedalam bahasa Inggris diartikan sebagai pemakaian yang tidak semestinya. Sehingga penyalahgunaan obat dalam bahasa Inggris disebut sebagai drug abuse.

Drug abuse ada dua macam, yaitu:
1.misuse, yaitu mempergunakan obat yang tidak sesuai dengan fungsinya;
2.overuse, yaitu penggunaan obat yang tidak sesuai dengan aturan atau berlebihan dalam dosis.

Hal-hal yang berhubungan dengan penyalahgunaan obat

Drug addiction(kecanduan/ ketagihan obat)
Drug Habitutation (kebiasaan terhadap obat)
Drug dependence (ketergantungan obat)
1.Toleransi (peningkatan dosis secara kuantitas)
2.Eskalasi (Escalation, peningkatan dosis secara kualitas)
3.WithdrawlSymptoms(gejalaputus





BAB V
PENUTUP


A.KESIMPULAN
1. obat kimia lebih banyak efek sampingnya
2. obat alami lebih berkhasiat
3 obat alami lebih baik dikonsumsi dibandingkan obat kimia
B.SARAN
1.     Kami berharap dengan adanya karya tulis ini, dapat mengembangkan lebih banyak ide-ide kreatif lagi untuk mengolah sampah menjadi barang yang berguna.

2.     Kami berharap pihak yang terkait dapat menyempurnakan tulisan maupun hasil percobaan yang dilakukan.




Daftar Pustaka
www.irwantopuersul.blogger.com
www.magazindho.com
www.blog-spot.com
http://www.docstoc.com/docs/50199209/Bahan-Kimia-dalam-Kehidupan






                                    LAMPIRAN

  
 










































BIODATA PE REFISI
 Biodata Penulis
     1. - Nama : Irwanto Puersul
                   - TTL :
                   - Hobby :
               2. - Nama : Agus Supryatna
                   - TTL :
                   - Hobby :

1.     -     Nama                  :  Rini Rahayu Anggraeni
-         Kelas                    :  XII IPA II
-         Nis                       : 086319
-         TTL                     : Makassar, 06 Agustus 1993
-         Hobby                 : Menyanyi ,
-         Cita-cita               : Dokter Gigi
-         Kesan-kesan        :Tetap berjuang walau ada kesulitan dalam pembuatan karya ilmiah ini.

2.     Nama                         :  Yustitian
-         Kelas                    : XII IPA II
-         Nis                       :086369
-         TTL                     :Makassar, 03 Januari 1993
-         Hobby                 : Menyanyi,
-         Cita-cita               : wartawan
-         Kesan-kesan         : karya ilmiah bag 2 ini cukup susah






















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar